Mitigasi Risiko Bencana di Wilayah Jateng 2026
BNPB Jateng kembali melakukan pemetaan zona rawan bencana di seluruh wilayah dan menyiapkan rencana mitigasi terbaru.
Pusat informasi kebencanaan Jawa Tengah. Mengkoordinasikan tanggap darurat banjir, longsor, dan erupsi Merapi di 35 kabupaten/kota.
Rangkuman visual program Mitigasi & Tanggap Bencana yang berlangsung di Jateng. Direkam dari sesi terbaru.
Foto: Aldward Castillo, luthfian alfajr, OCG Saving The Ocean · Unsplash
Pusat informasi kebencanaan Jawa Tengah. Mengkoordinasikan tanggap darurat banjir, longsor, dan erupsi Merapi di 35 kabupaten/kota.
BNPB Jateng mengelola sistem peringatan dini terintegrasi untuk seluruh wilayah provinsi Jawa Tengah.
Selengkapnya →Hotline Tanggap Darurat Nasional
Posko BNPB Pusat
Layanan tanggap bencana terintegrasi untuk Jawa Tengah.
Sistem deteksi dan peringatan bencana real-time untuk Jawa Tengah.
Distribusi bantuan cepat ke zona terdampak di Semarang.
Pembentukan tim relawan tanggap bencana terampil.
Kepercayaan anggota terhadap layanan kami.
“Penyaluran bantuan kemanusiaan BNPB Jawa Tengah sangat transparan dan akuntabel untuk korban bencana di Semarang.”
“Pelatihan pertolongan pertama dari BNPB Jawa Tengah sangat bermanfaat bagi kader desa di pelosok Semarang.”
“Database bencana BNPB Jawa Tengah menjadi rujukan penting dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan di Semarang.”
Informasi terbaru seputar kegiatan dan program kami.
Edukasi kesiapsiagaan bencana di sekolah-sekolah Semarang.
Rekonstruksi fasilitas publik yang terdampak bencana di Semarang.
Pemetaan ulang zona rawan bencana berbasis geospasial di Semarang.
Lapor bencana atau bergabung sebagai relawan di Jawa Tengah.
Hubungi Posko →Referensi organisasi profesional dalam jaringan nasional kami.
BNPB Jateng kembali melakukan pemetaan zona rawan bencana di seluruh wilayah dan menyiapkan rencana mitigasi terbaru.
Tim BNPB Jateng menggelar simulasi tanggap darurat melibatkan masyarakat, relawan, dan instansi terkait.
Bantuan logistik dan kebutuhan dasar terus didistribusikan oleh BNPB Jateng kepada korban terdampak bencana.
Program edukasi kebencanaan masuk ke sekolah-sekolah di Jateng untuk meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda.
Halaman ini terakhir diperbarui: 16 Mei 2026
BNPB Jateng memahami pentingnya akses informasi yang akurat, dan panduan ini disiapkan dengan referensi terbaru. Informasi ini terus diperbarui mengikuti kebijakan terbaru dari instansi terkait.
Saat bencana terjadi, pertolongan pertama dari masyarakat sekitar sering menjadi penyelamat sebelum tim SAR profesional tiba. Bagi warga Jateng, menguasai teknik dasar pertolongan pertama korban bencana sangatlah penting.
Prinsip pertama adalah keselamatan penolong — jangan menjadi korban berikutnya. Periksa kondisi lokasi sebelum mendekati korban. Pastikan jalur evakuasi aman dari ancaman lanjutan seperti reruntuhan, kebakaran, atau gempa susulan.
Periksa kesadaran dengan memanggil dan menepuk korban. Cek pernapasan dengan melihat naik-turun dada. Cek denyut nadi di pergelangan atau leher. Korban yang tidak sadar dan tidak bernapas membutuhkan tindakan resusitasi segera.
Untuk pendarahan luar, lakukan penekanan langsung pada luka dengan kain bersih. Untuk luka di anggota gerak, angkat lebih tinggi dari jantung. Jangan mencabut benda asing yang menancap — fiksasi dan rujuk segera ke fasilitas kesehatan di Jateng.
Jangan terburu-buru memindahkan korban tertimbun yang masih bernapas. Cedera tulang belakang dapat memburuk dengan pemindahan sembarangan. Stabilkan posisi korban dan tunggu tim SAR atau medis profesional kecuali ada ancaman langsung.
Saat korban banyak, prioritaskan dengan sistem triase: korban kritis yang masih bisa diselamatkan lebih dulu. Korban dengan luka ringan dapat menunggu. Hal ini memungkinkan pertolongan terbaik dengan sumber daya yang terbatas pada fase awal bencana.
Untuk diskusi lebih mendalam atau konsultasi khusus, jangan ragu menghubungi sekretariat BNPB Jateng.